Sistem Informasi Desa Jingkang
JINGKANG, AJIBARANG –
Pemerintah Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang, melalui Operator SIKS-NG (Sistem
Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) Desa, terus melakukan upaya
pemutakhiran data kemiskinan warga. Kegiatan intensif dilakukan hari Kamis setiap
bulan di tahun 2026 ini, khususnya pada tanggal 1-10 yang merupakan periode
usulan rutin, untuk memastikan bantuan sosial (bansos) tepat sasaran.
Kegiatan yang bertempat di Kantor
Desa Jingkang ini difokuskan pada dua hal utama: pengusulan penurunan desil
(kelompok ekonomi) bagi warga yang mengalami penurunan kondisi ekonomi, serta
pengusulan baru/pembaruan data (verifikasi) untuk penerima Program Keluarga
Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT/Sembako), dan Kartu Indonesia
Sehat (KIS PBI-JK).
Penurunan Desil agar Warga
Masuk Kelompok Prioritas
Operator SIKS-NG Desa Jingkang
melayani warga yang merasa data desilnya tinggi (Desil 6 ke atas) namun secara
riil di lapangan mengalami penurunan ekonomi/sangat miskin, miskin, rentan
miskin, hampir miskin dan pas-pasan (Desil 1-5). Penurunan desil ini krusial
agar warga dapat diusulkan masuk dalam DTSEN dan menerima bantuan prioritas.
"Kami memverifikasi ulang
kondisi rumah, mata pencaharian, dan tingkat pengeluaran warga. Bagi yang
layak, kami usulkan penurunan desil melalui menu usulan desa di aplikasi
SIKS-NG agar mereka berhak atas bansos tahun 2026," ujar Operator SIKS-NG
Desa Jingkang.
Usulan KIS PBI, BPNT, dan PKH
Selain penurunan desil, kegiatan ini juga mencakup:
Prosedur dan Persyaratan
Dalam kegiatan ini, operator melakukan verifikasi berkas seperti No KK dan KTP, melakukan geotagging (pemetaan titik koordinat rumah), dan mengunggah foto rumah tampak depan dan dalam untuk disinkronkan dengan data Kementrian Sosial. Pemerintah Desa Jingkang berharap dengan aktifnya usulan melalui SIKS-NG ini, masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok desil 1-5 dapat segera terakomodasi dalam daftar penerima bantuan sosial Tahun 2026, sehingga bantuan tepat sasaran dan membantu menanggulangi kemiskinan.